2 Alasan Gagal Mengikuti Trading Plan

Broker STP

Rencana trading atau biasa dikenal dengan trading plan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam bisnis trading forex yang harus diperhatikan oleh para trader malahan trading plan menjadi komoditi yang sangat bagus dikarenakan ketika anda melakukan rencana trading maka akan lebih terarah, bisnis ini mempunyai target, dan pastinya lebih disiplin. Namun banyak dari para trader yang gagal dalam menerapkan rencana trading dan oleh karena itu, maka anda sebaiknya harus mengetahui tentang alasan gagal mengikuti trading Plan supaya dapat menjauhinya.

Alasan gagal mengikuti trading plan dari beberapa sumber yang kami rangkum sedikitnya ada dua alasan yang memang menjadi hal penentu dari gagalnya trading plan para trader sehingga harus diperhatikan. Tidak bisa dipungkiri apabila semua beredar pasti pernah mengalami kesulitan ketika mereka mengikuti trading Plan terutama untuk masalah disiplin, karena banyak godaan para trader dalam mengubah trading plan di tengah jalan dan mereka tidak memikirkan konsekuensi secara matang.

Alasan Gagal Mengikuti Trading Plan

Selanjutnya di bawah ini adalah beberapa alasan Kenapa anda selalu gagal dalam melakukan trading plan dan selanjutnya mengalami kesulitan dalam mengikuti trading Plan padahal sudah anda buat secara matang. Hal ini dilakukan, dan Agar kalian tidak terus berlanjut Dan mengakibatkan kerugian yang besar juga kerugian yang tidak direncanakan apalagi sampai overtrading.

Untuk informasi lebih lengkap terkait apa saja alasan yang menjadi kegagalan ketika melakukan Trading Plan, maka untuk penjelasannya adalah sebagai berikut.

  • Trading dengan emosi

Bagi para trader profesional pastinya mereka sudah mempunyai persiapan yang sangat matang sebelum mereka memasuki pasar termasuk dalam merencanakan kapan akan masuk ke area pasar, mengetahui apa saja pemicu untuk masuk pasar, mengetahui level harga yang penting dan lain sebagainya.

Namun sebaliknya dari kebanyakan trader pemula mereka masih membiasakan dalam menggunakan perencanaan tersebut malahan banyak dari trader pemula yang memasuki pasar tanpa adanya persiapan sehingga akhirnya mereka mendapatkan kegagalan dan selanjutnya hanya mengandalkan emosi.

Contoh trading menggunakan emosi yaitu ketika membuka order pembelian dan selanjutnya Berada di posisi profit dikarenakan harga bergerak naik namun selanjutnya harga bergerak turun sehingga posisi kalian berubah menjadi kalah. Apabila kalian kurang siap dalam menghadapi volatilitas yang tinggi seperti tersebut maka bisa jadi kalian akan langsung panik ketika mengalami loss dan langsung impulsif dalam menutup order dan nantinya dalam keadaan rugi atau biasa dikenal dengan istilah cut loss.

Baca juga : Belajar Trading Forex Yang Benar

Akibatnya mosi tersebut pastinya bisa berbalik di mana tidak lama setelah itu harga kembali bergerak naik sampai ke level harga yang sangat bagus sehingga pastinya kalian akan merasa menyesal akibat terburu-buru dalam menutup order.

Memasang stop loss dalam dunia trading sangatlah penting anda harus menyesuaikan batas toleransi dan strategi trading sebelum nantinya memasang order di pasar dan dengan adanya stop-loss kalian bisa mentoleransi kerugian sampai batas tertentu sehingga tidak lagi ke gabah ketika menutup order di saat menjadi floating loss.

  • Trading plan yang tidak optimal

Apabila kalian seorang Trader yang selalu mengikuti trading plan dengan disiplin maka kalian tidak akan terjebak dengan keputusan trading yang emosional namun masih saja hasilnya tidak memuaskan maka hal ini bisa saja masalahnya berada di trading plan yang anda buat sendiri.

Kalian bisa melakukan pemeriksaan Apakah trading plan sudah mempunyai komponen dengan lengkap dan selanjutnya memperhatikan hal yang wajib dalam trading Plan seperti jumlah modal, batas risiko pada transaksi, target profit per transaksi, dan lain sebagainya.

Kalian harus memastikan batas risiko sesuai dengan toleransi dan selanjutnya Anda harus menentukan profit target yang memang harus masuk akal di mana kalian bisa menggunakan risk to reward ratio supaya bisa menentukan kedua komponen tersebut. Namun sebaliknya Anda bisa menggunakan risk to reward ratio minimal 1:2 yang mempunyai arti target profit 2 kali lipat dari batas resiko supaya kalian tetap dapat memperoleh profit walaupun winning rate kalian cenderung rendah.

Kesimpulan dari pembahasan kami, alasan gagal mengikuti trading plan yaitu ketidakdisiplinan dan tidak bisa menjaga emosi ketika kalian melakukan trading forex. Maka oleh karena itu, disiplin dan emosi yang stabil sangatlah penting supaya menjadi winner. Salah satu cara agar trading anda bisa maksimal silahkan untuk selalu belajar trading forex dengan benar dan anda juga bisa menggunakan bantuan robot trading emas Autotrade Gold dimana trading bisa dilakukan secara otomatis.